Rabu, 16 September 2009

OPEX

OPEX atau bisa disebut Operational Expenditure merupakan biaya operasional dari suatu perusahaan. Dalam perbankan OPEX menjadi perhatian serius dalam operasional, setidaknya pengeluaran tidak over dari anggaran yang diberikan, tetapi  dalam kenyataannya cost yang dikeluarkan selalu lebih besar dari anggaran yang dialokasikan.  Ada dua hal yang bisa diambil dari kenyataan tersebut  :

pertama, perencanaan dari alokasi anggaran kurang memperhitungkan realitas riil, yang meliputi nilai inflasi dari harga barang / jasa, perencanaan anggaran yang kurang matang, dan perkiraan kebutuhan operasional yang mendesak.

kedua, overnya suatu anggaran disebabkan self control management misalnya kontrol budgeting oleh level middle management terlalu rendah, sehingga tingkat kebocoran / penyalagunaan anggaran oleh downline menjadi tinggi.

Dari 2 hal tersebut, yang paling penting untuk win solution adalah penerapan sistem yang efektif dan efisien dalam penekanan OPEX dari suatu perusahaan. peningkatan OPEX harus diimbangi dengan peningkatan Bisnis / pendapatan yang riil . rasio BOPO harus benar2 diperhitungkan untuk meningkatkan value perusahaan. konsep bisnis ini yang akan meningkatkan kinerja yang luar biasa dari operasional perusahaan. mindset ini yang harus benar2 dipegang oleh pengambil kebijakan, mulai dari top management hingga level paling bawah sekalipun. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar